• Edukasi
  • /
  • Artikel
  • /
  • Estimasi Biaya Main Tenis per Bulan di Jakarta. Budget Hemat Cocok Buat Pemula!

Estimasi Biaya Main Tenis per Bulan di Jakarta. Budget Hemat Cocok Buat Pemula!

Mau coba main tenis tapi bingung soal budgeting nya gimana? Tidak perlu khawatir, Anda bisa hitung estimasi biaya main tenis perbulannya dan bikin hobi baru ini jadi lebih hemat. Yuk simak!

E

Editor Hartaku

Content Writer

23 Januari 2026

Estimasi Biaya Main Tenis per Bulan di Jakarta. Budget Hemat Cocok Buat Pemula!

Mungkin Anda punya pertanyaan yang kira-kira seperti ini, berapa sih biaya yang perlu disiapin kalau mau mulai main tenis? Apakah olahraganya mahal atau sebenarnya masih bisa disiasati biar tetap hemat? Yuk kita bahas semuanya secara lengkap biar Anda punya gambaran jelas sebelum mulai latihan.

Menariknya, biaya tenis itu fleksibel. Ada pilihan yang murah, ada yang menengah, ada juga yang premium. Jadi tinggal Anda sesuaikan saja dengan kebutuhan dan seberapa serius ingin menjadikan tenis sebagai hobi rutin.

Olahraga Tenis dan Kenapa Banyak Pemula Mulai Tertarik?

Tenis sebenarnya termasuk olahraga yang mudah dinikmati pemula karena gerakannya sederhana dan peralatannya tidak terlalu rumit. Anda butuh raket, bola, sepatu, dan tentu saja lapangan. Tenis juga jadi salah satu olahraga yang efektif buat jaga kebugaran karena banyak melibatkan gerakan kaki, tangan, dan refleks.

Sekarang makin banyak orang dewasa memilih tenis sebagai aktivitas rutin karena suasananya lebih ringan, bisa dimainkan berdua atau berempat, dan cocok buat olahraga sambil sosialisasi. Tapi sebelum mulai, tentu Anda perlu perhitungan biaya biar tau estimasi per bulannya.

Kenapa Perlu Menghitung Estimasi Biaya Terlebih Dahulu?

Setiap pemula biasanya ingin tau dulu berapa sih biaya minimal yang harus disiapkan. Tenis memang punya beberapa komponen biaya yang harus diantisipasi sejak awal, seperti: sewa lapangan, perlengkapan, sampai kelas coaching untuk yang ingin belajar teknik dasar. Kalau Anda hitung sejak awal, aktivitasnya bakal lebih nyaman tanpa merasa overbudget tiap bulan.

Selain itu, budgeting tenis membantu Anda menentukan jenis perlengkapan yang paling sesuai, apakah pilih raket entry-level, kelas yang lebih serius, atau cukup latihan ringan di lapangan terdekat.

Estimasi Biaya Main Tenis per Bulan untuk Pemula

Sekarang mari kita masuk ke bagian estimasi, berdasarkan harga yang realistis dan umum ditemukan di Jakarta dan kota besar lainnya.

Biaya Sewa Lapangan Tenis

Komponen pertama yang harus Anda siapkan adalah biaya sewa lapangan. Harganya berbeda tergantung lokasi, fasilitas, dan jam main. Lapangan tenis di Jakarta umumnya berada di area sports club, hotel, pusat olahraga, atau fasilitas pemerintah.

Berikut estimasi harga sewa lapangan tenis di Jakarta:

  • Lapangan tenis GBK (Gelora Bung Karno): Rp150 ribu–Rp250 ribu per jam.

  • Santika Sports Club: sekitar Rp120 ribu–Rp200 ribu per jam.

  • Lapangan tenis hotel bintang 4–5 seperti Grand Hyatt atau The Sultan: Rp200 ribu–Rp350 ribu per jam.

  • Lapangan tenis komplek atau komunitas lokal: Rp75 ribu–Rp150 ribu per jam.

Pemula biasanya main 1–2 kali seminggu, masing-masing 1 jam. Kalau diakumulasikan:

  • Main 4 kali per bulan: Rp600 ribu–Rp1,2 juta

  • Main 8 kali per bulan: Rp1,2 juta–Rp2,4 juta

Harga bisa lebih hemat kalau Anda main di jam non-prime time, biasanya sebelum jam 17.00 atau di pagi hari.

Biaya Coaching Tenis untuk Dewasa

Kalau Anda benar-benar baru, mengikuti coaching atau kelas tenis bisa mempercepat proses belajar. Biaya coaching sangat beragam tergantung pelatih dan tempat latihannya.

Berikut estimasi biaya coaching untuk pemula dewasa:

  • Pelatih individu (private coach): Rp250 ribu–Rp500 ribu per jam.

  • Kelas semi-private (2–4 orang): Rp150 ribu–Rp250 ribu per orang per jam.

  • Tennis academy seperti Jakarta International Tennis Academy (JITA): paket kelas mulai Rp1,2 juta–Rp2,5 juta per bulan dengan total 4–8 sesi.

Kalau Anda mengambil kelas seminggu sekali, budget per bulan berkisar:

  • Private coaching: Rp1 juta–Rp2 juta

  • Semi-private: Rp600 ribu–Rp1 juta

  • Kelas akademi: Rp1,2 juta–Rp2,5 juta

Harga Raket Tenis Pemula

Perlengkapan paling penting adalah raket. Beruntungnya, banyak merk menawarkan raket yang ramah untuk pemula tapi tetap nyaman digunakan.

Berikut estimasi harga raket pemula dari beberapa merk yang umum:

  • Wilson: Rp600 ribu–Rp1,5 juta

  • Babolat: Rp800 ribu–Rp1,8 juta

  • Yonex: Rp700 ribu–Rp1,6 juta

  • Head: Rp650 ribu–Rp1,4 juta

Untuk pemula, raket harga Rp700 ribu–Rp1 juta sudah sangat layak digunakan. Biasanya raket bisa dipakai 1–2 tahun sebelum perlu upgrade.

Sepatu Tenis untuk Pemula

Mengutip dari Fresclean, sepatu tenis berbeda dari sepatu lari karena solnya dirancang lebih stabil untuk gerakan menyamping. Untuk mencegah cedera, sebaiknya Anda memang gunakan sepatu khusus tenis.

Estimasi harga sepatu tenis:

  • Asics: Rp900 ribu–Rp1,8 juta

  • Nike: Rp1 juta–Rp2 juta

  • Adidas: Rp900 ribu–Rp1,7 juta

  • New Balance: Rp800 ribu–Rp1,5 juta

Kalau Anda ingin yang ramah budget, sepatu Rp900 ribu–Rp1,2 juta sudah cukup ideal.

Bola Tenis dan Grip

Komponen kecil ini penting tapi sering terlupakan.

  • Bola tenis merk Dunlop, Wilson, Head: Rp120 ribu–Rp180 ribu per kaleng (isi 3 bola).

  • Grip tambahan: Rp30 ribu–Rp70 ribu per grip.

Pemula biasanya memakai 1 kaleng bola untuk 2–4 sesi. Jadi dalam sebulan bisa habis 2–3 kaleng.

Total biaya bola tenis bulanan: Rp240 ribu–Rp540 ribu.

Biaya Membership Klub Tenis

Membership biasanya memberikan akses ke lapangan tanpa biaya tambahan atau dengan harga sangat rendah. Cocok kalau Anda main rutin.

Estimasi biaya membership:

  • Sports club kelas menengah: Rp400 ribu–Rp800 ribu per bulan.

  • Sports club premium: Rp1 juta–Rp2,5 juta per bulan.

  • Klub komunitas: Rp150 ribu–Rp300 ribu per bulan.

Membership jadi lebih hemat kalau Anda main lebih dari 4–6 kali sebulan.

Total Estimasi Biaya Main Tenis per Bulan

Supaya lebih mudah, berikut ringkasan budget tenis pemula.

Opsi Budget Hemat

Cocok buat Anda yang masih mencoba-coba.

  • Sewa lapangan: Rp600 ribu per bulan

  • Coaching semi-private (opsional): Rp600 ribu per bulan

  • Bola tenis: Rp240 ribu per bulan

Total: Rp840 ribu–Rp1,4 juta per bulan (tanpa coaching bisa lebih hemat).

Opsi Menengah

Cocok buat yang ingin serius tapi tetap rasional.

  • Sewa lapangan: Rp800 ribu–Rp1,2 juta

  • Coaching privat 1x seminggu: Rp1 juta–Rp1,5 juta

  • Bola: Rp300 ribu–Rp450 ribu

Total: Rp2,1 juta–Rp3,1 juta per bulan.

Opsi Premium

Biasanya cocok untuk pemain yang ingin cepat berkembang dan rutin latihan.

  • Membership premium: Rp1,5 juta–Rp2,5 juta

  • Coaching privat 2x seminggu: Rp2 juta–Rp4 juta

  • Bola: Rp400 ribu–Rp540 ribu

Total: Rp3,9 juta–Rp7 juta per bulan.

Tips Hemat Latihan Tenis

Biar kegiatan tenis Anda lebih murah tapi tetap efektif, beberapa tips ini bisa dicoba.

Main di Jam Non-Prime Time

Main di jam non-prime time biasanya jauh lebih hemat karena tarif sewa lapangan bisa turun sampai 20–30%. Jam ini biasanya berlaku di pagi hari sebelum pukul 10.00 atau siang hari sebelum pukul 17.00. Selain lebih murah, lapangan juga cenderung lebih sepi sehingga Anda bisa latihan lebih fokus.

Yang menarik, beberapa sports club bahkan memberikan potongan tambahan untuk member yang rutin main di jam-jam tersebut. Kalau Anda ingin latihan konsisten tanpa membuat biaya membengkak, strategi ini cukup efektif.

Ajak Teman untuk Patungan Lapangan

Kalau bermain berempat, biaya sewa lapangan bisa dipotong sampai 75% karena dibagi rata. Ini cara paling praktis buat menghemat pengeluaran tiap bulan. Selain itu, bermain dengan teman membuat suasana latihan lebih seru karena Anda bisa mencoba format permainan ganda.

Patungan juga membantu Anda latihan lebih lama tanpa merasa terbebani biaya. Banyak pemula memilih cara ini untuk membangun kebiasaan olahraga yang konsisten tanpa mengeluarkan budget besar.

Ikut Grup Coaching

Kelas grup biasanya berisi 3–6 orang dan harganya bisa jauh lebih murah dibanding kelas privat. Anda tetap mendapatkan arahan teknik dasar dari pelatih, mulai dari cara memegang raket, footwork, sampai teknik pukulan forehand dan backhand.

Selain hemat biaya, suasana kelas grup juga lebih menyenangkan karena Anda bisa belajar bersama pemain lain yang levelnya sama. Ada motivasi tambahan, dan progres latihannya terasa lebih ringan.

Pilih Raket Entry-Level

Raket entry-level dari merk seperti Wilson, Yonex, Head, atau Babolat biasanya sudah dilengkapi fitur yang cukup baik untuk pemula. Rentang harganya sekitar Rp600 ribu–Rp900 ribu, dan kualitasnya cukup stabil untuk 1–2 tahun pertama latihan.

Menurut Ayo.co.id, yang perlu Anda perhatikan adalah berat raket, keseimbangan, dan ukuran kepala raket (head size). Raket yang terlalu berat bisa bikin cepat lelah, sedangkan yang terlalu ringan kurang stabil. Memilih raket entry-level membantu Anda mengurangi biaya tanpa mengorbankan kenyamanan bermain.

Beli Bola Sekaligus 1 Karton

Harga bola tenis akan jauh lebih murah kalau Anda membeli dalam jumlah banyak, misalnya satu karton berisi 18–24 kaleng. Bandingkan dengan membeli satuan, selisihnya bisa mencapai 10–20%.

Cara ini cocok untuk Anda yang rutin latihan, terutama kalau memadukan latihan sendiri, drilling, dan bermain rally. Bola yang dibeli sekaligus juga memudahkan Anda memastikan stok selalu tersedia tanpa harus sering ke toko.

Gunakan Membership Komunitas

Membership komunitas biasanya lebih murah dibanding sports club premium, dengan tarif sekitar Rp150 ribu–Rp300 ribu per bulan. Anda tetap mendapatkan akses rutin ke lapangan, jadwal latihan komunitas, hingga kegiatan sparring.

Selain biaya lebih terjangkau, suasana komunitas juga lebih santai. Cocok buat pemula yang ingin latihan konsisten tanpa merasa terbebani harga membership yang tinggi.

Kesimpulan

Estimasi biaya main tenis per bulan untuk pemula cukup fleksibel. Mulai dari Rp800 ribuan sampai Rp7 jutaan, semuanya tergantung bagaimana Anda menyusun kebutuhan latihan. Sewa lapangan, coaching, perlengkapan, dan membership adalah komponen utama yang menentukan besarnya biaya.

Kalau Anda ingin mulai dengan budget hemat pun bukan masalah. Tenis tetap bisa dinikmati tanpa harus keluar biaya besar, asalkan Anda memilih opsi yang sesuai dan mengikuti tips hemat di atas ya.